NASIONALISME SEKEDAR HEGEMONI?

sumber gambar : google

 

Entah ada apa dengan hari ini, hampir semua orang berbicara nasionalisme, apakah yang merasuki mereka sehingga mengingat kembali kata keramat itu? Apakah karena cerita horor tentang bangkitnya mayat hidup yang sudah lama mati? Apakah hanya karena sebuah film sehingga nasionalisme kembali di suarakan?

Banyak dari mereka yang ikut menyuarakan slogan ”Kami nasionalisme, kami cinta Indonesia.” Namun masih saja berdebat dan saling mengagung-agungkan suku dan agamanya. Bukankah nasionalisme itu bentuk kecintaan terhadap negara? Bukan cinta terhadap suku dan agama, dan saling mengucilkan mereka yang berbeda dari kelompoknya, dan hanya mengucilkan mereka yang berbeda.

Apakah nasionalisme hanya di suarakan ketika muncul sebuah kisah horor itu? Sifat cinta pada negara harusnya sudah ada sejak masih kanak-kanak, bukan hadir hanya karena sebuah Film atau hanya sebuah momentum setelah itu kembali terlupakan.

Nasionalisme mempunyai arti cinta kepada negara, bukan cinta hanya pada se-sukunya saja, dan juga bukan hanya cinta pada se-agamanya saja, karena nasionalisme tidak sesempit itu.

 

Penulis,

 

Galank Pratama

Author: himapol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2018 H I M A P O L | Design by ThemesDNA.com
top