BINA AKRAB

BINA AKRAB

Tanamkan Persatuan Pupuk kebersamaan Hasilkan Persaudaraan

 

Hari pertama kami di lokasi bina akrab, kami semua langsung menurunkan dan membawa perlengkapan atau barang-barang yang telah di bawa kedalam rumah yang menjadi tempat beristirahat kami selama bina akrab. Pada hari itu termasuk hari yang sangat melelahkan bagi kami Karena mungkin factor cuaca yang kurang bersahabat yaitu hujan deras dan suhu udara malam yang sangat dingin. Meskipun begitu hal tersebut tidak membuat semangat dan antusias kami menurun. Setelah merapikan dan mempersiapkan perlengkapan yang akan digunakan kami terlebih dahulu mendapat arahan dari senior tentang agenda atau rangkaian acara dari bina akrab kali ini. Setelah itu kami semua diminta untuk beristirahat untuk agenda esok hari.

Hari Kedua kami di lokasi bina akrab, senior membangunkan kami semua setelah itu mengarahkan untuk sholat subuh bagi yang menjalankan hingga sarapan serta menjelaskan atau mengingatkan kembali kegiatan yang akan di lakukan hari ini. Jadi kegiatan yang akan kami lakukan pada hari ini yaitu persiapan perlengkapan untuk keperluan acara bina akrab saat, itu kami dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok wanita untuk mengurusi bagian dapur dan kebersihan rumah sedangkan yang pria mengurusi bagian perlengkapan dan keperluan kegiatan. Pada hari itu kami sangat dituntut untuk selalu bekerja sama dan membangun hubungan emosional yang baik dalam angkatan bahkan dalam berHimapol. Ada yang mempersiapkan tenda,perlengkapan karaoke,properti untuk games, bahkan ada pula yang sampai pergi ke pasar untuk membeli berbagai bahan keperluan untuk dijadikan santapan makanan kami selama disana. Pada malam harinya kami mulai melakukan interaksi dengan senior-senior yang ada mulai dari bermain kartu, hingga sampai bercerita tentang pengalaman pribadi yang mereka alami sewaktu masih pengkaderan seperti kami. Tidak ada lagi kesan menakutkan dari mereka mungkin karena senyum dan respon baik yang diberikan. Hal itu telah membantahkan prasangka dan mengubah sudut pandang kami selama ini tentang mereka

Hari Ketiga  kami di lokasi bina akrab, pada hari ini merupakan hari yang sangat padat bagi kami. Seperti biasanya dimulai dengan sholat subuh hingga sarapan pagi setelah itu evaluasi dan arahan tentang kegiatan yang akan dilaksanakan rencananya hari ini akan dilakukan kegiatan sosialisasi jurusan di salah satu sekolah menengah atas (SMA) di Malino. Setelah itu kami pun berangkat kesana yang lucu dan sangat berkesan untuk mencapai lokasi sosialisasi itu kami tempuh dengan berjalan kaki selama perjalanan ada-ada saja tingkah konyol ataupun kocak dari teman-teman mulai dari ekspresi lucu karena kelelahan hingga wajah kalang kabut saat berlari untuk berteduh dari hujan. Sesampainya disana kami terlebih dahulu meminta izin kepada pihak sekolah untuk melakukan sosialisi agar nantinya dapat berjalan lancar. Yang unik disini yang menjadi penyampai pesan bukanlah dari kalangan senior kami yang telah memiliki pengetahuan banyak dari kami tetapi kami sendiri yang harus menyampaikannya hal ini bertujuan untuk melatih mental dari kami dalam halnya menyikapi kondisi atau situasi yang akan kami semua hadapi kedepannya khususnya menyangkut masalah perpolitikan. Sebelumnya dilakukan diskusi untuk menentukan siapa yang akan menjadi perwakilan dari kami sebagai pemateri dan kegiatan sosialisasipun berjalan dengan lancar dan jauh dari kesan kaku karena melihat respon dari audience yang tersenyum antusias mendengarkan materi yang dibawakan. Sesudah melakukan kegiatan sosialisasi kami pun kembali ke tempat tinggal kami disana dengan cara yang sama tadi yaitu berjalan kaki beramai-ramai diperjalanan menuju tempat tinggal banyak kami jumpai warga/masyarakat yang memperhatikan kami pun membalas perhatian mereka dengan senyuman ramah. Sesampainya di rumah semua yang beragama islam khususnya pria diminta untuk mempersiapkan dirinya lagi untuk segera berangkat ke masjid karena kebetulan pada hari itu tepat masuk waktu sholat jum’at. Setelah rangkaian kegiatan itu kami berlanjut untuk makan siang dan kembali menerima arahan dari senior. Pada hari ini ada kabar yang sangat mengembirakan bagi kami semua karena sudah mulai banyak senior kami yang datang di kegiatan bina akrab ini mulai dari yang masih berkuliah hingga para alumnipun turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di saat itu kami merasa seperti dalam sebuah keluarga dimana didalamnya ada kehangatan yang membuat hati kami sebagai orang baru di himapol menjadi tersentuh mulai dari tingkah jenaka dari senior hingga tambahan pengetahuan yang diberikan menambah keilmuan kami tidak hanya tentang politik bahkan masuk pula ke segi berkehidupan. Bina akrab memang menjadi ajang bagi kami semua untuk lebih mengetahui lebih jauh tentang situasi dan kondisi yang ada di Himapol setelah melewati beberapa tahap sebelumnya yaitu OPOSAN dan SIP. Pada sore harinya panitia (kami) membuat games yang akan di ikuti oleh kami dan senior-senior yang hadir. Selain hanya untuk acara hiburan kegiatan itu juga di perlombakan untuk menambah kesan kompetisi dari kami semua. Hari pun sudah mulai masuk waktu senja dan segala kegiatan yang dilakukan telah selesai kami pun semua kembali ke tempat tinggal. Untuk membersihkan diri dan bersiap makan malam dan melanjutkan kegiatan.

Hari ke 4 bina akrab, merupakan hari terakhir kami di lokasi. Pada hari ini kami semua memulai hari dengan bangun subuh untuk mendapatkan pembayatan. Setelah pembayatan kami menerima beberapa pesan-pesan dari senior yang paling saya ingat yaitu kami semua harus selalu menjaga rasa persaudaraan yang kami bangun sampai seterusnya. Kemudian dilakukan sesi foto bersama kami dengan para senior yang sempat hadir. Kesan haru dan bangga sudah bercampur menjadi satu dalam kegiatan tersebut. Akhirnya hari setelah semua rangkaian acara telah usai kami semua kembali ke tempat tinggal untuk membersihkan dan merapikan perlengkapan yang akan dibawa pulang. Mobil angkutan kami pun datang dan membawa kami kembali kerumah dalam perjalanan kami senantiasa tertawa dan mengingat-ingat kembali berbagai hal yang telah kami lalui saat berada dilokasi bina akrab hal yang paling sering dibahas yaitu senior-senior yang ramah dan dengan senang hati memberi kami pemahaman yang berarti tentang bagaimana cara menjadi mahasiswa yang hebat selain itu juga masih banyak pengalaman-pengalaman yang lain kami bahas selama perjalanan. Kegiatan bina akrab ini akan menjadi kegiatan yang selalu saya kenang selamanya karena banyak sekali nilai moral yang dapat kami semua ambil di dalamnya. Mulai dari bagaimana cara menghargai satu sama lain,menumbuhkan toleransi yang kuat, hingga menjalin kekompakan antara senior dan junior, serta masih banyak hal yang saya dapatkan. Itulah sedikit hasil resume yang sebenarnya sangat panjang namun yang bisa saya sampaikan hanya beberapa karena sisanya tidak dapat rasanya diungkapkan dengan kata-kata namun cukup dikenang dalam jiwa.

HIMAPOLKU,HIMAPOLMU,HIMAPOL KITA SEMUA !!!

BERSAMA BERSATU BERJAYA !!!

Ashar Thahir

 

 

 

BINA AKRAB

Tanamkan Kebersamaan, Pupuk Persatuan, Hasilkan Persudaraan

Bina akrab biasa disingkat BA,  adalah salah satu tahap pengkaderan jika ingin masuk dalam organisasi mahasiswa yaitu Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL). Tahap ini adalah tahap tiga dari empat tahap yanga ada. Di tahap ini yang menjadi ketua panitia yaitu senior dari angkatan 2015 yang bernama kak Nur Rif’an Rahmat, dan yang menjadi korlap (koordinator lapangan)  yaitu senior dari angkatan 2016 yang bernama kak Andi Muhammad Agung izzulhaq. Di tahap ini, sesuai dengan nama kegiatannya BINA AKRAB yang berarti membina keakraban,  baik antara senior maupun junior, saling berbagi cerita,  berbagi canda dan tawa. Tahap ini dilaksanakan di Malino tanggal 21-24 Desember 2017.

Jauh sebelum hari-H saya bersama dengan teman-teman dari jurusan Ilmu Politik mencari dana untuk kegiatan ini,  dengan bantuan dan bimbingan dari Stering commite dan senior-senior yang lain sehingga kami bisa mengumpulkan dana sesuai target dan bisa melaksanakan kegiatan BA sesuai dengan waktu yang telah di tentukan bersama. Yang paling saya dan teman-teman saya sesali yaitu anggota kami berkurang tiga orang,  karena alasan dilarang oleh orang tua,  walaupun kami bersama teman-teman berusaha membujuk, tetapi apalah daya jika tanpa restu kedua orang tua, anak pasti tidak bisa berbuat apa-apa, terpaksa kami merelakan teman kami, dari 29 orang yang lolos tahap kedua SIP (self introduction program) yang bertahan sampai tahap ketiga BA hanya mencapai 26 orang saja.

Hari H telah tiba, tetapi saya tidak bisa ikut di hari pertama dan kedua dikarenakan kedua organisasi saya bertabrakan,  tetapi di organisasi yang lain agak lebih cepat selesainya jadi saya bisa mengikuti kegiatan BA di hari ke-3 dan ke-4, dan kebetulan tempatnya sama dengan kegiatan BA jadi saya bisa selesaikan dua-duanya.  Di kegiatan tersebut, di hari ke-3 yang saya ikuti,  teman-teman saya sedang menyiapkan makanan untuk makan malam karena senior Himapol akan datang pada malam harinya.  Saya yang baru tiba langsung pergi ke pasar untuk membeli galon, bahan-bahan makanan, dan juga rempah-rempah untuk membuat palekko ayam.

Malam harinya senior-senior Himapol dari berbagai angkatan berdatangan untuk meramaikan acara kami, walaupun cuaca yang dingin dan hujan deras tetapi senior kami tetap datang,  baik menggunakan mobil maupun sepeda motor.

Dalam tahap ini juga dihadiri dosen-dosen dari Ilmu politik yang turut serta meramaikan acara tersebut,  bahkan senior-senior dari angkatan 90-an  dan angkatan-angkatan yang lain semua datang, terimah kasih buat kakanda-kakanda,  setiap saran dan juga motivasi yang kalian berikan akan kami simpan (thank you very much!!). Ketika waktu luang tepatnya di sore hari,  kami mengadakan kegiatan lomba,  mulai dari sepak takraw,  futsal,  dan juga tarik tambang, semua senior kami turut serta ikut dalam lomba tersebut. Walaupun hujan tetapi kami tetap beemain dan bersenang-bersenang. Malam hari kami selingi dengan makan, bakar-bakar jagung,  dan lain-lain,  domino dan joker menjadi permainan yang tidak bisa lepas, bercanda,  bercerita, bersenda gurau, berbagi cerita dengan kakak senior, serta motivasi yang diberikan oleh senior sangat berguna bagi kami,  dan tetap semangat untuk ikut dan berhimpunan, dan tidak menjadi anak kuliahan yang cuma kuliah-kos-kuliah-kos-kuliah-makan-kuliah-tidur saja tetapi bisa berhimpunan, berdiskusi,  belajar menjadi pemimpin,  belajar menjadi pribadu yang bisa saling membantu, saling mensupport dalam kegiatan, dalam cobaan,  saling tukar pikiran dan bisa menjadi terbiasa berbicara di depan umum, sungguh banyak hal-hal yang saya dapatkan.

Hari terakhir, tepatnya malam hari kami dibaiat oleh senior kami, dan berjanji akan tetap ikut sampai tahap ini selesai dan nantinya bisa menjadi seperti kakak senior yang bisa mengatur, bisa mengkader,  bisa memberikan hal yang bermanfaat adik junior kami nanti. Setelah itu, kami berfoto-foto dengan kakak senior,  dan juga dengan teman-teman yang lain setelah itu kami membereskan semua perlengkapan,  alat dapur, dan lain sebagainya dengan berakhirnya tahap ini kami akan bersiap untuk mengikuti pengkaderan tahap akhir yaitu POLPAR (POLITEIA PARTITA)

– Azisan

 

 

BINA AKRAB

Tanamkan Kebersamaan, Pupuk Persatuan, Hasilkan Persaudaraan

Merupakan tema dari bina akrab himapol 2017 yg berlansung pada tanggal 20-23 desember, dimana kegiatan ini berlansung di Malino dalam kurun waktu 3 hari.Kegiatan bina akrab ini merupakan kegiatan pengkaderan tahap ketiga setelah selesainya Oposan dan SIP.  Berbeda dengan 2 bentuk pengkaderan ini yang lebih banyak atau lebih terfokus kepada materi-materi ilmu politik yg dibawakan oleh kakak senior himapol dan juga alumninya. Di Bina Akrab kami lebih diajak untuk lebih mengarabkan diri lagi kepada kakak-kakak senior himapol beseta alumninya yang hadir pada acara ini. cara mengakrabkan dirinya berbeda – beda, ada yg mengakrabkan diri melalui permainan semacam bermain domino dan kartu remi, ada yg mengakrabkan diri melalui karokean, dan ada yang mengakrabkan diri melalui perbincangan – perbincangan mengenai proses pengkaderan himapol itu sendiri.  dan menurut saya ini merupakan cara yg sangat efektif untuk kami lebih mendekatkan diri lagi kepada senior kami, karena permainan semacam ini tidak membosankan bagi kami maupun senior-senior kami yg hadir pada acara tersebut. Setelah permainan yang kami mainkan telah selesai kami semua pun bergegas ke kamar tidur kami untuk tidur malam agar besok pagi kami kembali segar untuk melaksanakan kegiatan ini. Hari telah berganti para calon anggota telah bangun, pagi yang indah karna diawali dengan sarapan yang nikmat. Kami semua pun berkumpul di ruang tengah untuk menyantap makanan yg telah disediakan, dan setelah selesai makan kami semua pun berpencar untuk mengajak kakak senior kami ngobrol agar tidak merasa bosan. Hari pun mulai sore, Kami semua bergegas ke lapangan luas untuk berolahraga bersama kakak-kakak senior dan alumni himapol. Di kegiatan sore ini bagi saya merupakan kegiatan yg sangat bagus, Karena disinilah kami semua para calon anggota himapol bisa berbaur dengan para kakak-kakak senior dan alumni kami untuk berolahraga, ada yang main tarik tambang, ada yang bermain takraw, dan ada yang bermain sepakbola. Kami semua merasa senang berbaur dengan mereka dalam satu kegiatan, tidak ada lagi yang namanya canggung, takut, lain dan sebagainya,Karena mereka semua juga sangat menikmati kegiatan olahraga bersama ini, mereka juga rela kotor-kotoran, rela basah-basahan, dan kedinginan untuk menyukseskan acara pada sore hari itu. Langit pun mulai gelap, kami semua pun bergegas kembali ke rumah penginapan bina akrab kami untuk mandi membersihkan tubuh kami yang kotor setelah berolahraga,Tak peduli apa kata orang tentang dinginnya air di Malino sini.  Setelah itu kami semuapun bergegas ke ruang tengah untuk mengikuti acara pembukaan yang dihadiri oleh ketua umum himapol yaitu Muhammad Fichriyadi Hastira dan beberapa dosen yang hadir di acara pembukaan ini antara lain :

1 . Dr . Ariana Yunus , S. IP., M. Si

2. Dr. Sukri, S. IP., M. Si

3. Sakinah Nadir S. IP., M. Si

4. Endang Sari S. IP., M. Si

Setelah acara dibuka, kami semua para calon anggota menyebar kembali, mengajak senior bermain kartu ,karokean dan membakar jagung. Kegiatan ini bertujuan agar kita lebih dekat lagi dengan senior – senior kita nantinya, agar kita tidak canggung lagi ketika diajak megobrol. Malam pun semakin gelap, kami bergegas menuju ke kamar tidur kamii, hingga pagi sekitar jam 5:30 kami dibangunkan kembali untuk pengukuhan kami. disinilah puncak acara kami, dimana disini kami dianggap telah berhasil melalui proses pengkaderan tahap ke 3 ini.  semua orang berkimpul berdiri di tengah lapangan, mendengarkan motuvasi dari kakak senior kami yg menjelaskan apa gunan dan tujuan semua ini dilakukan, dan pada akhirnya kami semua paham, ini bukan sekedar acara tapi ini melainkan proses yang akan kita lalui ke depannya nanti.

– Faisal

 

BINA AKRAB

Tanamkan Kebersamaan Pupuk Persatuan Hasilkan Persaudaraan

 

BINA AKRAB adalah preses pengkaderan tahap ketiga setelah SIP. Pada saat  pra proses kegiatan  ini kita seluruh angkatan 2017 di arahkan untuk melakukan kegiatan penggalangan dana. Kegiatan penggalang dana yang kita lakukan adalah melakukan penjualan untuk mendapatkan dana untuk kegiatan bina akrab tersebut. Saat dan teman-teman yang lain menjual minuman dan kue setiap harinya agar setiap harinya dana dapat terkumpulkan. Kue-kue juga biasa di jualkan kepada dosen-dosen politik dan para senior-senior. Dan semuanya melakukan kegiatan penggalangan dana tersebut untuk melaksanakan kegiatan BINA AKRAB tersebut di Malino. Dalam kegiatan BINA AKRAB ini di kosteri oleh kak Harum. Kegiatan penggalangan dana ini di lakukan setiap hari dan dana ini harus memenuhi target. Seluruh angkatan 2017 adalah panitia dan pada saat hari H menuju BINA AKRAB yang bertempat di Malino. Di kegiatan ini kita semua di ajarkan untuk dapat akrab dengan senior-senior lainnya dan berbaur dengan mereka. Dan selama kegiatan BINA AKRAB tersebut ada banyak sekali kegiatan-kegiatan yang seru karena kita sebagai angkatan yang menjadi panitia harus membuat atau merancang rundown acara yang seru dan tidak membosankan. Kegiatan- kegiatan yang dilakukan di hari bina akrab adalah bermain futsal antara angkatan, bernyanyi bersama, nobar bersama dan masih banyak lagi. Orang-orang penting yang hadir pada saaat BINA AKRAB yaitu; ibu Dr.Ariana Yunus,S.IP,M.Si, ibu Endang Sari,S.IP,M.Si dan Dr. Sukri, S.IP,M.Si. dan pada saat proses pengkaderan di hari terakhir BINA AKRAB ini yang paling berkesan dan tidak akan pernah terlupakan proses oleh saya dan teman-teman saya

– Nur Fitriani

 

 

BINA AKRAB 2017

Tanamkan Kebersamaan, Pupuk Persatuan, Hasilkan Persudaraan

Sabtu, 20 desember 2017, saya dan teman-teman DEKRIT 2017 mulai aktif mempersiapkan segala peralatan dan kebutuhan yang akan digunakan pada puncak acara Bina Akrab Himapol 2017 yang bertema “tanamkan kebersamaan, pupuk persatuan, hasilkan persudaraan”. Tahap awal yang kami lakukan adalah mengumpulkan semua peralatan yang akan digunakan seperti tenda, karpet, panci dan lain-lain, setelah itu barulah saya dan teman-teman packing untuk barang bawaan masing-masin. Selanjutnya tepat pada hari minggu tanggal 21 desember 2017 sekitar pukul 12:00 kami mengangkut barang-barang bawaan untuk segera dimasukkan kedalam mobil, kemudian kami semua melakukan prosesi Do’a bersama sebelum kita berangkat, setelah berselang lama kami pun berangkan dengan amat gembira meski cuaca pada saat itu hujan yang amat lebat. Beberapa jam kemudian kami pun tiba dilokasi tujuan utama yakni Malino sebagai tempat dilaksanakannya acara Bina Akrab HIMAPOL 2017, hal yang paling pertama dilakukan setibanya dilokasi ialah istirahat untuk merehatkan badan yang sudah lelah dalam menempuh perjalanan yang cukup jauh.

Keesokan harinya setelah sarapan pada pukul 08:00 DEKRIT dan beberapa senior yang mendampingi berangkat menuju salah satu sekolah yang ada di Desa tersebut untuk melakukan salah satu rangkaian acara dari Bina Akrab yaitu Sosialisasi Prodi (Ilmu Politik) Universitas Hasanuddin, yang dimana kami memperkenalkan prodi ilmu politik ini sekaligus menceritakan keunggulan-keunggulan yang dimiliki sertalembaga-lembaga yang dapat mendukung proses belajar dikampus seperti Himpunan dan atau lembaga lainnya, lalu setelah berakhirnya agenda sosialisasi tersebut kami pun kembali kepenginapan untuk melaksanakan sholat dzuhur sekalgus makan siang.

Acara berikutnya yakni games yang melibatkan senior-senior serta teman-teman DEKRIT 2017, adapun beberapa jenis games yang dimainkan seperti takraw dan tarik tambang, keseruan pun berlanjut hingga malam, kami pun merasa senang, malam tersebut berlalu dengan penuh keceriaan, kami makan malam secara bersama-sama, bercengkrama satu sama lain, sharing dengan senior lain, bermain domino serta karaokean dan hal tersebut sangat menyenangkan dan berkesan bagi saya pribadi. Setelah larut malam kami pun istirahat.

Seeoknya pukul 06:00 kami melaksanakan morning sport (olahraga pagi) sampai pada pukul 08:00 dan kemudian dilanjutkan dengan sarapan secara bersama-sama. Setelah sarapan kamipun melakukan bebrapa games- games kecil lagi untuk memeriahkan acara Bina Akrab, kali ini acara masih berlanjut setelah diselingi Ishoma pada pukul 12:00 hingga malam tiba setelah makan malam kami semua berkumpul disalah satu ruang dimana kami menginap untuk melakukan salah satu tradisi HIMAPOL dalam Tahap ketiga pengakderan (Bina Akrab) yakni TUDANG SIPULUNG yang tujuannya untuk mempererat dan merekatkan rasa kekeluargaan diantara kami, didalamnya tergabung dosen yang juga merupakan alumni dari HIMAPOL yaitu Ibu Ariana, Ibu Endang, serta Pak sukri namun pak sukri ini bukanlah alumni HIMAPOL tetapi dosen dalam prodi Ilmu Politik, senior dan teman- teman DEKRIT, adapun pembahasan dari Tudang Sipulung ini yakni mengenai pengalaman suka maupun duka selama berhimapol. Rasa haru, sedih, senang bercampur ketika mendengar cerita atau kisah dari angkatan keangkatan. Setiap senior memiliki pendapat yang berbeda tentang HIMAPOL dan setiap senior pula memiliki pengalaman yang berbeda selama BerHIMAPOL karena layakanya lembaga lain, HIMAPOL juga memiliki masa kejayaan dan masa redup dan itulah tantangan dari setiap angakatan atau kepengurusan untuk tetap mempertahankan atau pun membangkitkan kembali kejayaan HIMAPOL, dan kita sebagai generasi penerus dari HIMAPOL ini kita memiliki kewajiban untuk menjaga nama baik serta kejayaan dari lembaga ini, dan memanfaatkannya sebaik mungkin.

Keesokannya, pada pagi hari kami pun melanjutkan agenda terakhir dari Bina Akrab yaitu PEMBAYATAN, setelah itu kami semua sarapan dan mengemasi barang-barang kemudian dilanjutkan dengan acara penutupan, dengan demikian berakhirlah acara kegiatan Bina Akrab ini. Kami pun kembali dengan membawa sejuta cerita baik suka maupun duka yang merupakan seni dari berlembaga.

– Fitratul Mar’ah

 

 

BINA AKRAB

Tanamkan Kebersamaan, Pupuk Persatuan, Hasilkan Persaudaraan

Bina Akrab merupakan tahap ke tiga pengaderan dari HIMAPOL (Himpunan Mahasiswa Ilmu  Politik). Kegiatan Bina akrab ini dilaksanakan pada tanggal 22-24 Desember 2017 tepatnya di penginapan Kakaranuang Malino, Kabupaten Gowa yang bertemakan “Tanamkan kebersamaan, pupuk persatuan, dan hasilkan persaudaraan”.

Pada tahap awal yaitu  pelaksanaan Rapat  Kontrak (Rakon) pertama bina akrab yang   dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 6 Desember 2017 yang bertempat diSastra Prancis(lantai dua Himpunan) yang dipimpin oleh salah satu senior Himapol  dan dihadiri oleh teman-teman angkatan 2017 dan sebagian besar senior Himapol.  Kemudian pelaksaan rakon ke dua yaitu tanggal 11 Desember 2017 yang bertempat di pelataran Baruga AP Pettarani Unhas.  Dalam pelaksanaan kegiatan bina akrab ini terdapat empat divisi. Diantaranya divisi Acara, Perlengkapan, Danus (dana usaha), dan pubdok (Publikasi dan dokumentasi). Sebelum terlaksananya kegiatan  bina akrab, tiap harinya diadakan evaluasi tiap divisi yang diambil alih oleh senior Himapol yang sempat hadir dan penggalangan dana yang saya lakukan dengan teman-teman. Metode penggalangan dana yang kami lakukan yaitu  Bazar, Pengusulan Proposal, dan hasil penjualan tiap kelompok yang telah disepakati dengan target dana yang ingin dicapai yaitu 15 juta.

Menjelang terlaksananya kegitaan bina akrab, berbagai perlengkapan sudah mulai disiapkan. Mulai dari pembuatan dan pemasangan pataka, pembuatan spanduk, pengecekan lokasi, menyiapkan  alat-alat kelengkapan yang ingin dibawa, jadwal acara dll. Tepat pada hari Kamis pagi tanggal 21 Desember 2017, kami berkumpul di pelataran baruga AP Pettarani Unhas untuk mempersiapkan dan menyusun semua perlengkapan yang akan dibawa ke lokasi palaksanaan Bina akrab. Setelah semua selesai, kami berangkat ke lokasi pada sore hari dengan mengendarai mobil angkutan tentara bersama dengan beberapa kakak senior pada waktu itu.  Suasana yang kurang mendukung pada saat itu akibat bedesak desakan  di dalam mobil ditambah Cuaca yang kurang mendukung membuat kami kewalahan di dalam mobil. Akan tetapi itu akan menjadi cerita atau kenangan tersendiri nantinya apalagi Perjalanan jauh yang di isi dengan kebersamaan pasti akan terasa singkat dan menyenangkan. Tak terasa setelah beberapa jam saya dan teman-teman serta kakak senior tiba dilokasi yaitu tepatnya  di penginapan Kakaranuang, Malino, Kabupaten Gowa. Sesampai dipenginapan, kami kembali mengatur barang –barang ke dalam penginapan kemudian mempersiapkan makan malam, makan bersama, dan briefing sebelum istirahat.

Pembukaan Bina Akrab dilaksanakan pada keesokan harinya yaitu hari Jumat tanggal 22 Desember 2017. Rangkaian acara pada pembukaan tersebut terdiri  sambutan-sambutan dari ketua Bina Akrab Yaitu  Nur Rifan Rahmat, ketua Panitia yaitu Muhlis Rahadi, Stering , dan resmi dibuka oleh  Ketua HIMAPOL yaitu Muh.Fichryadi Hastira. Pembukaan ini seharusnya dihadiri oleh Ketua Prodi Ilmu Politik namun, Kesibukan serta cuaca yang kurang mendukung pada saat itu,  bisa menjadi alasan beliau tidak sempat menghadiri acara pembukaan Bina Akrab. Setelah acara pembukaan selesai, sesuai dengan rundown acara, kegiatan selanjutnya adalah sarapan sebelum melaksanakan kegiatan Sosialisasi Prodi oleh saya dan teman-teman yang didampingi oleh beberapa kakak senior yang dilaksanakan di SMAN 1 Gowa. Sosialisasi Prodi ini berlangsung  tidak lama. Berhubung karna teman-teman akan melaksanakan shalat jumat. Setelah selesai, saya dan teman-teman perempuan kembali kelokasi penginapan dan sebagian teman laki-laki menuju ke Mesjid untuk melaksanakan shalat Jumat.

Shalat Jumat telah dilaksanakan. Kegiatan selanjutnya adalah makan siang dan kemudian akan diadakan lomba Futsal dan Tarik Tambang. Peserta lomba tersebut adalah teman-teman beserta kakak senior maupun alumni yang sempat hadir pada kegiatan bina akrab ini. Lomba dilaksanakan di lapangan dekat penginapan dan berlangsung selama beberapa jam dan diambil alih oeh divisi acara. Menjelang magrib lomba selesai dan semua kembali ke penginapan dan bersiap-siap untuk melaksanakan shalat magrib kemudian makan malam. Setelah makan malam saya dan teman-teman serta kakak senior kembali bersiap-siap untuk melaksanakan shalat isya karna setelah itu akan diadakan nobar dan acara bakar-bakar jagung. Pada malam itu suasana didalam penginapan sangat ramai karna keseruan dari teman-teman dan kakak senior. Waktu tak terasa, saya dan sebagian teman-teman beristirahat. Namun, ada sebagian teman-teman yang begadang untuk menyiapkan makanan maupun minuman untuk kakak senior. System ini dilakukan bergantian yaitu teman-teman yang beriistirahat terlebih dahulu akan dibangunkan kembali  dan menyiapkan makanan maupun minuman untuk kakak senior. Hal ini dilakukan setiap malam selama kegiatan bina akrab. Hari kedua telah tiba yaitu tepat hari Sabtu tanggal 23 Desember 2017. Pada hari itu akan dilaksanakan lomba Takraw  dan diambil alih oleh divisi acara. Akan tetapi seperti pada umumnya dipagi hari kami semua sarapan sebelum melakukan kegiatan tersebut. Setelah lomba terlaksana semua kembali ke penginapan untuk makan siang dan kembali melanjutkan lomba yaitu Lari karung. Tepat pada hari itu kami akan kedatangan tamu penting. Saya dan teman-teman serta kakak senior mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kedatangan tamu tersebut. Tamu penting yang saya maksud tidak lain adalah beberapa dosen dari Prodi Ilmu Politik yang juga merupakan salah satu alumi dari HIMAPOL yaitu Ibu Dr.Ariana Yunus,S.IP.,M.Si., Dr.Sukri,S.Ip.,M.Si., SakinahNadir,S.Ip.,M.Si., dan Endang Sari,S.Ip.,M,Si.  Setelah kedatangan beberapa dosen kami semua melaksanakan makan malam bersama dan kemudian dilanjutkan dengan acara Tudang Sipulung. Acara ini dibuka oleh salah satu dosen ilmu politik yaitu Ibu Sakinah Nadir,S.IP,M.Si. Acara ini merupakan acara diskusi dan berbagi pengalaman selama menjadi mahasiswa ilmu politik dan anggota HIMAPOL.

Setelah acara tudang sipulung selesai, acara selanjutnya adalah karokean. Malam semakin larut saya dan teman-teman kembali beristirahat. Menjelang terbit fajar saya dan teman-teman dibangunkan secara tiba-tiba. Rasa takut mulai menghampiri. Kamipun   disuruh menutup mata kemudian berjalan sambil berpegangan tangan. Kami mulai bingung akan berjalan kemana. Ternyata kami berjalan menuju sebuah lapangan yang dekat dari penginapan. Pada saat itu,mental kami diuji. Satu persatu kami ditanya “ apakah kalian siap menjadi anggota himapol?” jawab kami semua dengan suara yang lantang mengatakan siap.dan bukan hanya itu ada banyak hal dipertanyakan yang membuat kami semakin tegang. Setelah menjawab semua pertanyaan-pertanyaan tersebut  Hal selanjutnya yang kami lakukan adalah membuka penutup mata dan melihat begitu banyak kakak senior yang berada disekeliling kami dan  menunjukkan senyum mereka. Rasa takut yang tadinya menghampiri berubah menjadi sebuah kebahagiaan.  Tepat hari itu Minggu tanggal 24 Desember 2017 merupakan hari ke tiga sekaligus hari terakhir pelaksanaan Bina Akrab. Kami semua kembali mempersipakan barang-barang yang akan dibawa pulang dan membersihkan lokasi penginapan sebelum acara penutupan. Setelah semuanya selesai kami semua bersiap-siap untuk melaksanakan acara penutupan. Acara penutupan dilaksanakan di lokasi penginapan dan ditutup oleh Ibu Endang Sari,S.Ip.,M.Si. Setelah acara penutupan selesai kami semua saling berjabat tangan sebelum meninggalkan lokasi.

Setelah mengikuti kegiatan ini selama tiga hari, banyak hal yang saya dapatkan mulai dari bagimana cara menghargai makanan yang kita makan , menghargai orang yang lebih tua dari kita, kerja sama , bertanggung jawab, dan solidaritas antara senior dan junior. Selanjutnya harapan saya kedepannya semoga saya bisa melanjutkan  pengaderan hingga ke tahap akhir.

– Rani Nuspira

 

BINA AKRAB

Tanamkan Kebersamaan Pupuk Persatuan Hasilkan Persaudaraan

              Berbicara mengenai bina akrab, menurut beberapa mahasiswa Bina Akrab merupakan sesuatu hal yang menarik, seru dan tak akan pernah terlupakan. Bina Akrab sendiri yaitu suatu kegiatan yang melibatkan antara mahasiswa baru (Maba) , senior dan alumni- alumni untuk mempererat tali silahturahmi. Pada saat itu bina akrab di laksanakan pada tanggal 21-24 desember 2017 bertempat di Malino dengan bertemakan “ Tanamkan Kebersamaan Pupuk Persatuan Hasilkan Persaudaraan”. Berawal dari sebuah ketakutan yang menjadi sebuah tekad dan kemudian menjadi kenangan yang berarti, pelajaran yang sangat berharga akan arti hidup sampai nilai sebuah pengorbanan kami dapatkan di bina akrab, Tak ada yang tak menarik, semua yang senior lakukan hanya semata- mata ingin kami juniornya memahami bahwa ada orang di atas kami yang perlu kami hormati, hargai dan banggakan sebagin kakak. Tak ada sedikitpun keegoisan yang ada hanya kerjasama yang di ajarkan kepada kami.

Pada saat kegiatan pembukan dan penutup Bina Akrab saya tidak mengikutinya sampai pada sosialisasi yang berlangsung di salah satu sekolah yang ada di malino , di karenakan pada saat itu bulan desemeber yang dimana saya harus mengurus kegiatan Natal di Gereja dan membantu orang tua dalam usahanya karena pada saat itu kedua orang tua saya sedang mengadakan acara kematian atau berduka di Tanah Toraja, dan hal inilah yang membuat saya tidak dapat mengikutin bina akrab seperti teman- teman yang lainnya. Namun pada saat rapat saya di beri kebijakan bahwa saya akan di katakana lolos tahap ketiga ini apa bila saya dapat menghadiri kegitan bina akrab ini walau hanya sehari, dan akhirnya keputusan ini di sepakati bersama.

Tetapi pada saat itu saya tdk sendiri berhalangan mengikuti kegiatan bina akrab, saat itu kami ada berempat yaitu saya sendiri, Nadila, Sakinah dan Maharani , Namun takdir berkata lain bahwa mereka bertiga di nyatakan tidak dapat lanjut ketahap selanjutnya, hal yang membuat saya sangat kecewa dan sedih karena mereka bertiga adalah teman dekat saya dan ada rasa tidak terimah bahwa mereka di keluarkan secara langsung tanpa adanya Mekanisme yang di berikan kepada mereka bertiga jika ditanya alasan mereka tidak dapat hadir sangat logis dan bukan alasan buat mereka jika ada kekerasan tetapi karena kedua orang tua mereka melarang bahkan samapai ada kekerasan di dalamnya dan cuaca yang kurang mendukung yang membuat mereka tidak dapat menghadirinya, pada saat sebelum saya pergi ke Malino saya berhubungan terlebih dulu dengan mereka dan pada saat itu kami inggin pergi bersama- sama namun cuaca yang kurang mendukung ,karena saat itu kami hanya dapat pulang- pergi tidak dapat nginap. Jujur saja saya dan mereka bertiga sangat menginginkan dan mengharapkan adanya mekanisme karena mereka siap melakukan dan menanggung semua jika ada mekanisme di berikan kepada mereka, mereka bertiga juga sangat berpengaruh baik di angkatan Dekrit.

Singkat cerita saya pun pergi dengan menaiki kendaraan beroda dua, sangat begitu banyak perjuangan dan proses yang saya lewati Puji Tuhan saya dapat melewatinya hingga samapi pada tempat dengan selamat , setalah sampai saya diarahkan untuk naik kedapur  melihat kegiatan yang teman- teman saya lakukan bahwa meraka sedang memasak untuk sarapan pagi dan makan siang, sebelum saya ikut membantu saya di anjurkan untuk bertemu dengan kak Harum untuk memperlihatkan bahwa saya mengikuti bina akrab sesuai dengan kesepakatan pada waktu rapat. Respon kak Harum pun sangat baik terhadap saya dan saya pribadi sangat berterimah kasih atas kebijakan yang diberikan, setalah bertemu dengan kak Harum saya ikut membantu dan merasakan bagimana kebersamaan yang berlangung namun begitu singkat di karenakan saya harus memburu waktu jangan sampai kemalaman. Walaupun tidak begitu dapat merasakan kebersamaan melalui cerita yang teman ceritakan baik secara langsung atupun lewat media social yang mereka sebar.

– Sandrawati Hukom

 

BINA AKRAB

Tanamkan Persatuan Pupuk kebersamaan Hasilkan Persaudaraan

Bina akrab yang biasa di singkat dengan BA merupakan pengkaderan tahap 3 HIMAPOL ( Himpunan  Mahasiswa Ilmu  Politik ) FISIP UNHAS  tahap ini di laksanakan di MALINO 20 Desember 2017 sampai 23 Desember 2017 ,mulai dari prabina akrab ada beberapa  hal yang saya dapatkan dan ini bisa jadi pelajaran buat saya dan tema-teman saya , meskipun  terkedang kita konflik antara teman akibat perbedaan pendapat , tapi inilah Bina akrab dari sifat buruk hingga sifat terbaik teman kita bisa kita ketahui yang bisa buat kita makin akrab adalah mengetahui sifat baik dan buruknya teman kita sendiri dan disini juga kita kembali diajarkan lagi tentang bagaimana dengan menejemen waktu yang kita harus bagi waktu antara kuliah hal yang sangat sulit buat kita para pemula tapi dengan melewati beberapa tahap pengkaderan kita bisa lewati itu dengan baik , ada juga beberapa kegiatan di hari H bina akrab yang buat kita makin akrab bersama kakak-kakak senior  dengan bercerita atau berbincang tentang bagaimana dia dulu saat berposisi seperti kita dan bertukar pendapat hal ini yang buat kita semakin dekat, perbincangan hangat yang buat kita layaknya saudara banyak agenda yang ada saat Bina Akrbab  seperti permainan bola takraw , tarik tambang , bakar jangung , karaoke seruh-seruan  itu buat kita semakin dekat dengan kakak-kakak senior lainnya, itu cerita seruhnya  adapula cerita kesedihan DEKRIT karna harus merelakan tiga orang temannya untuk tidak lanjut ke tahap ke4 yaitu POLPAR karna adanya halangan izin dari orang tua. Tapi menurut Dekrit tidak ada batasan untuk membentuk suatu kekeluargaa.

Yang saya dapat di Bina Akrab itu meskipun kita tidak sedarah kita tetap saudara

Terima kasih saya ucapkan kepada Badan pengurus HIMAPOL Fisip Unhas, seluruh senior yang selalu memberikan yang terbaik untuk DEKRIT.

– Nurul Dwi Rezky

Author: himapol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2018 H I M A P O L | Design by ThemesDNA.com
top